PEMBELAJARAN NILAI-NILAI PAHLAWAN KEMERDEKAAN SOEKARNO DALAM RANGKA MENGEMBALIKAN KARAKTER BANGSA INDONESIA

  • Rudy Gunawan Pendidikan Sejarah FKIP UHAMKA
Keywords: national character, independence hero, Soekarno

Abstract

Actually the Indonesian character as values which has existed and been formed since it’s independence and it should be as an integral part of Indonesian society. The nation character education is very important and need to be reviewed and integrated into the schools’s curriculum in order to improve the messy condition of Indonesia at the moment. The objective of this writing is to discuss the nation character existence formed by the independence hero, Sukarno in this regard, in order to provide knowledge to students that the characters are expected to be realized through character education. The method used is library research and the internet sources with the descriptive analytical explorative approach.. It can be concluded that: (1) The values development which as the basic nation character is a sustainable process and can be approached by history learning. (2) The consciousness of the nation’s character can be also developed by the history learning (3) The values formed by the Indonesian hero Soekarno are among other: stable, honest, tolerance, mutual appreciation, and unegoistic. By learning the history of the Indonesian independent heroes, the students are expected can implement the values of the nation characters in their daily life and the society.

References

Anderson, Benedict. Komunitas-Komunitas Imajiner: Renungan Tentang Asal-usul dan Penyebaran Nasionalisme, Pustaka Pelajar Kerjasama dengan Insist, Yogyakarta 1999.
Anwari. Pejabat Publik Berkarakter Negarawan. Warung Pojok Filsafat. 08 Mei 2009. . blogspot.com/2009/05/pejabat-publik-berkarakter-negarawan.html (diakses Juni 5, 2012).
Cholisin. Peran Guru PKn dalam Pendidikan Karakter. PPKn FKIP UAD,Yogyakarta,2011.
Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik. Laporan Harian Monitoring Isu Publik No 123. Jakarta: Kementrian Komunikasi dan Informatika, 4 Juni 2012.
Education For All (EFA) Global Monitoring Report 2011: The Hidden Crisis, Armed Conflict and Education, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) waktu setempat, indeks pembangunan pendidikan atau education development index (EDI), New York, Senin (1/3/2011)
Endang.Sumantri, Pendidikan Karakter Sebagai Pendidikan Nilai: Tinjauan Filosofis, Agama dan Budaya. Pendidikan Karakter Membangun Bangsa Beradab, 2010.
Hidayat, Bambang. Karakter Tak Terlupakan: Soekarno Pemimpi, Penggagas, dan Pelaksana. Historia, jurnal Pendidikan Sejarah No.7 Vol IV, 2003.
Kahin, George McTurnan. Nasionalisme dan Revolusi di Indonesia: Refleksi Pergumulan Lahirnya Indonesia. Dialihbahasakan oleh Nin Bakdi Soemanto.UNS Press dan Pustaka Sinar Harapan,Solo 1995.
Nasution, Abdul Haris. Saya ini 21 Tahun Dicekal.: Majalah D&R Edisi 46/02, Medan,17 Januari 1998.
Sartono Kartodirdjo, Kolonialisme dan Nasionalisme di Indonesia Pada Abad 19 dan Abad 20. Lembaran Sedjarah No.8.: Seksi Penelitian Djurusan Sedjarah, Fakultas Sastra dan Kebudayaan UGM, Yogyakarta 1972:29-60.
Soekarno. Dibawah Bendera Revolusi, Jilid Pertama, Panitya Penerbit Di bawah Bendera Revolusi, Jakarta,1959.
Suryohadiprojo, Sayidiman, Bangsa Jati Diri Bangsa Karakter.” Sayidiman Suryohadiprojo.com. 20 Mei 2011. http://sayidiman.suryohadiprojo.com/?p=1544 (diakses Juni 6, 2012).
Susanti, Reh A.Tempointeraktif Website, 14 Desember 2008. / 2008/12/14/brk,20081214-150964,id.html (diakses Juni 2, 2011).
Taufik. Abdullah, Nasionalisme dan Sejarah. Satya Historika, Bandung, 2001.
Wendra, I Nyoman. Kontroversi Kerajaan Sriwijaya:Sebuah Tinjauan Menurut Buku Teks Sejarah. Dalam Historia Magistra Vitae (Menyambut 70 tahun Prof.Dr.Hj. Rochiati Wiriaatmadja, MA), oleh Helius Sjamsuddin dan Andi Suwirta, 370-403. Historia Utama Press, Bandung,2003.
Zuchdi, Darmiyati. Pendidikan Karakter dengan Pendekatan Komprehensif: Terintegrasi dalam Perkuliahan dan Pengembangan Kultur Universitas. Yogyakarta: UNY Press,2010.
Published
2013-08-22
Section
Artikel