PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BIDANG PEMERINTAHAN, PENGEMBANGAN SUMBER DAYA APARAT, KEWENANGAN DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP EFEKTIVITAS PEMEKARAN KECAMATAN DI KOTA BAU BAU

  • H. Laode Ahmad Mahufi Madra

Abstrak

Abstraksi: PP No. 129 tahun 2000 menjelaskan bahwa bahwa pembentukan, pemekaran, penghapusan dan penggabungan daerah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh implementasi kebijakan: (1) bidang pemerintahan, (2) pengembangan sumber daya aparat, (3) kewenangan serta (4) partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pemekaran kecamatan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Bau-bau Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini merupakan studi kasus, jenis penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif (descriptive studies) dan analitik. Penarikan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dengan jumlah sample 480 orang. Analisis data dengan regresi linear sederhana dan berganda. Keseluruhan informasi dirujuk dari data pustaka dan wawancara secara mendalam dengan pejabat terkait dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Implementasi kebijakan bidang pemerintahan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap efektivitas pemekaran kecamatan, (2). Sumber daya aparat memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap efektivitas pemekaran kecamatan Bau-Bau, (3). Kewenangan memiliki pengaruh yang positif dn signifikan terhadap efektivitas pemekaran kecamatan Bau-bau, (4). Partisipasi masyarakat memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap efektivitas pemekaran kecamatan di Kota Bau-Bau, (5) Implementasi kebijakan bidang pemerintahan, pengembangan sumber daya manusia, kewenangan dan partisipasi masyarakat secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pemekaran kecamatan. Kata kunci: kebijakan, pengembangan sumber daya aparat, partisipasi masyarakat, pemekaran kecamatan Abstract: PP No. 129 of 2000 outlined that the establishment, expansion, deletion and merging areas aimed at improving the welfare of the community. The purpose of the research was to analyze how big the influence of policy implementation (1) governance, (2) resource development apparatus, (3) and (4) the authority of community participation with respect to effectiveness of expansion districts. This research was conducted in Bau-bau Regency of Buton, Southeast Sulawesi province. This type of research is a case study, The withdrawal of samples using proportionate stratified random sampling with a total sample of 480 people. data analysis with multiple linear regression and simple. The data collected through library research and interviews with some community leaders. The results showed that (1). Implementation of the policy governance has a positive and significant influence on the effectiveness of the extraction districts, (2). Power source apparatus has a positive and significant influence on the effectiveness of the expansion sub Bau-Bau, (3). The authority has a positive influence and significantly to the effectiveness of the expansion subs Bau-bau, (4) Public participation has a positive and significant influence on the effectiveness of the expansion in the city of Bau-Bau, (5) the implementation of policies in areas of governance, human resource development; community participation and authority jointly have a significant and positive influence on the effectiveness of the extraction sub district. Key words: policy, resource development apparatus, community participation, the expansion sub
Diterbitkan
2014-09-19
Bagian
Artikel