ASPEK BAKTERIOLOGI PENYAKIT ANTRAKS

  • Kunadi Tanzil Bagian Mikrobiologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Abstract

Etiologi penyakit antraks adalah Bacillus anthracis. Penyakit ini sering menyerang binatang herbivora, yang memperoleh endospora dari tanah yang terkontaminasi. Spora antraks dapat bertahan hidup sampai beberapa decade. Tujuan penulisan makalah ini untuk menjelaskan aspek bakteriologi antraks, patogenesis, gejala klinik, diagnosis dan pengobatannya. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan dan data penelitian lainnya. Dapat disimpulkan bahwa: (1) Penyakit Antraks terutama menyerang herbivore, dan jarang pada manusia, biasanya terjadi diakibatkan kontak dengan binatang terinfeksi atau yang berasal dari produk binatang yang terinfeksi. (2) Tiga gejala klinik utama antraks, tergantung dari tempat masuknya yakni (a) gastrointestinal, (b) kulit dan (c) inhalasi. Antraks inhalasi biasanya fatal dan memiliki kestabilan spora. Faktor ideal ini yang menjadi salah satu alasan mengapa dipakai sebagai senjata biologis. (d) Antraks akan mudah diobati bila penyakit ini cepat diketahui disertai pengobatan tepat dan cepat. Kata kunci: Bacillus anthracis, herbivora, senjata biologis.  Bacillus anthracis, the etiologic agent of anthrax disease occurs most frequently in herbivorous animals, which acquire the endospores from contaminated soil. Human disease is less common and results from contact with infected animals or with commercial product derived from them. The three major clinical forms of anthrax, depending on the route of acquisition are gastrointestinal, cutaneous and inhalational. Inhalational anthrax is the form most likely to be responsible for death in the setting of biologic weapon. The purpose of this paper is to explain the bacteriologic aspects of anthrax, pathogenesis, clinical symptoms, diagnostic and therapy. The method is based on literature study and other data. It is concluded that anthrax are predominantly disease in herbivores. Anthrax spores can remain viable for decades. The remarkable stability of these spores makes them on ideal bioweapon. Anthrax can be successfully treated if the disease is promptly recognized and appropriate therapy is initiated early. Key words: Bacillus anthracis, herbivora, bioweapon.
Published
2013-06-20
Section
Artikel