MULTIPLIKASI TUNAS TANAMAN INGGU (RUTA ANGUSTIFOLIA (L.) PERS.) SECARA IN VITRO DENGAN PENAMBAHAN BENZYL ADENIN

  • Yenisbar Yenisbar
  • Yarni Yarni
  • Rizki Amelia

Abstract

Abstrak: Inggu (Ruta angustifolia (L.) Pers.) termasuk tumbuhan obat langka. Metode kultur in vitro merupakan salah satu metode perbanyakan alternatif pada tumbuhan inggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi BA terbaik pada multiplikasi tunas tanaman inggu.Eksplan yang digunakan berupa batang 1 ruas (ruas 1-10) dari tanaman inggu.Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli sampai Desember 2011 di Laboratorium Botani, Laboratorium Terpadu Universitas Nasional. Media yang digunakan adalah media MS ¾ dengan penambahan ZPT BA dalam beberapa konsentrasi sebagai taraf perlakuan yaitu 1,0; 2,0; 3,0; 4,0 dan 5,0 ppm yang ditambahkan dengan 2,4-D 0,3 ppm, serta lima kali ulangan. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS 19 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian kombinasi ZPT BA dengan berbagai konsentrasi + 2,4-D 0,3 ppm dalam media MS ¾ memberikan respon berupa pembentukan dan multiplikasi tunas tanaman inggu. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian BA dengan konsentrasi BA 1,0; 2,0; 3,0; 4,0 dan 5,0 ppm berpengaruh sama baik terhadap jumlah dan panjang tunas inggu. Kata kunci: inggu, benzyl adenine, multiplikasi. Abstract: Rue (Ruta angustifolia (L.) Pers.) Including rare medicinal plants. Cultured in vitro method is one alternative method of propagation in plants inggu. The study was conducted from July to December 2011 at the Laboratory of Botany, Nasional University Integrated Laboratory. The purpose of this study is to obtain the best BA concentration on shoot multiplication of rue. Explants used in the form of a stem segment (segment 1-10) of the rue plant. The medium used was MS medium with the addition of PGR ¾ BA in some degree of concentration as the treatment is 1.0, 2.0, 3.0; 4.0 and 5.0 ppm of 2,4-D was added to 0.3 ppm, and five replications. Data processing is done by using SPSS 19 for Windows. The results showed that administration of PGR combination of BA with different concentrations of 2,4-D +0.3 ppm in ¾ MS medium responded in the form of plant establishment and shoot multiplication rue. The analysis of variance showed that administration of BA with a concentration of BA 1.0, 2.0, 3.0; 4.0 and 5.0 ppm effect at both the number and length of shoots rue. Key words: rue, benzyl adenine, multiplication.
Published
2013-09-13
Section
Artikel